Friday, August 16, 2013

[Review] Dark Love

Judul: Dark Love
Penulis: Ken Terate
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, September 2012
Tebal: 248 hlm




Kirana merasa dunianya berhenti begitu saja waktu tahu dia hamil. Dia seorang siswa SMA kelas XII yang pintar dan berprestasi. Baru semangat-semangatnya belajar untuk kelulusan dan ujian masuk perguruan tinggi. Di saat rencana masa depannya terancang dengan sangat matang, kehamilan itu membuyarkan semuanya. Namun, Kirana tidak bisa menyalahkan pasangannya. Bahkan, dia nggak mau bilang ke siapa-siapa. Kirana ingin melindungi pasangannya itu, karena dia adalah cowok yang juga berprestasi. Kirana tidak ingin menghancurkan masa depan si cowok. Walaupun, di sisi lain, pasangannya ini bilang mau bertanggung jawab.


Kehamilan Kirana membuat dia jadi menjauh dari keluarga dan teman-teman. Dia membuat-buat alasan untuk tidak pulang ke rumahnya di Bekasi. Dia sangat bingung memikirkan apa yang harus dilakukan. Bayangan masa depannya tiba-tiba buram. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi orang tuanya kalau sampai tahu apa yang terjadi. Belum lagi, rasa sakit dan mual yang dia rasakan. Makan jadi tidak berselera. Berkali-kali dia harus menahan mual di waktu sekolah.

Beberapa kali Kirana juga tidak ikut kumpul Hi 4, nama band sekaligus gengnya. Teman-teman terdekatnya, Maria, Andra, Alvin, Banyu, dan Chacha sampai harus membujuknya untuk ikut kumpul-kumpul. Apa teman-temannya ini tahu apa yang sedang dialami Kirana? Tidak, Kirana nggap pernah bilang. Dia selalu bilang nggak bisa ikut kumpul karena harus belajar. Wait, memang teman-teman Kirana di Hi 4 tidak tahu, kecuali satu orang. Satu orang yang merupakan pasangan Kirana. Seseorang yang Kirana panggil dengan sebutan My Prince. Siapakah orang ini? Novel Dark Love mengajak kita ikut menebak jawaban pertanyaan ini.

Akhirnya kesampaian juga baca novel ini. Jujur, yang membuat saya pertama kali tertarik untuk membaca adalah kavernya. Kaver yang sederhana tapi cantik. Lalu saya membaca sinopsisnya, dan makin tertarik karena tema yang diangkat cukup "gelap" bagi remaja. Saya suka dengan ide novel ini. Banyak pelajaran yang bisa diambil remaja waktu membacanya. Apalagi suasana yang dibangun kental sekali dengan dunia remaja, seperti persahabatan, belajar untuk kelulusan dan ujian perguruan tinggi.

Hari-hari Kirana menghadapi kehamilannya digambarkan dengan nyata. Bagaimana dia sering merasa mual, tapi tidak doyan makan. Lalu Kirana yang khawatir dengan bentuk tubuhnya. Juga kekhawatirannya akan apa yang harus ia lakukan selanjutnya. Porsi My Prince juga dirasa cukup. Terlihat bagaimana My Prince tetap memberikan perhatian untuk Kirana. Mengajak Kirana berdiskusi solusi apa yang terbaik bagi mereka.

Secara umum, saya menikmati membaca novel ini. Saya suka ide pembaca diajak untuk menebak siapakah sosok My Prince ini. Namun, rasanya kok alur ceritanya jadi agak ditahan-tahan, dan terlihat ingin membuat pembaca bingung. Jadi, dalam Dark Love ini digambarkan Kirana dekat dengan Banyu, Andra, maupun Alvin. Beberapa kali ada adegan yang menggambarkan kedekatan Kirana dengan ketiga cowok tersebut. Bagus memang, pembaca jadi nggak bisa dengan mudah menebak sosok My Prince ini. Tapi menurut saya, kesannya sedikit plin-plan, jadi Kirana ini suka cowok yang mana? Saya sendiri sejak awal memegang satu nama, dan ternyata tebakan saya benar. 

Jadi, rating yang saya berikan untuk Dark Love adalah 3/5. Teenlit yang bagus untuk dibaca para remaja. Topik yang diangkat menarik dan dekat sekali dengan lingkungan remaja. Oya, tentang penulisnya sendiri. Saya sudah sering membaca namanya, Ken Terate. Saya pikir saya sudah pernah membaca karya Ken Terate sebelumnya. Tapi waktu saya ubek-ubek Goodreads, memang saya sudah nggak asing dengan judul novelnya, tapi saya belum baca. Hehe... Jadi ini adalah karya Ken Terate pertama yang saya baca. Boleh juga mencoba baca karya lainnya :)

Posting untuk:

2 comments:

  1. Udah lama nggak baca teenlit :)
    tapi Dark Love udah baca kok :)
    Dari awal main tebal2tebak-an. Kira2 siapa sih sibapak?
    Nggak ketebak, dan cukup terkejut sama 'pelaku'nya (salah satu dari teman kirana)

    :)

    ReplyDelete